Kawasan Wonokromo, Surabaya, kembali menjadi perbincangan warganet berkat ragam kuliner jalanan yang dinilai menawarkan rasa kuat dengan harga yang relatif terjangkau. Di area yang sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat keramaian historis kota ini, deretan lapak kaki lima hingga sudut pasar tradisional kerap dipadati pengunjung saat malam tiba.
Di tengah fluktuasi harga bahan pangan di perkotaan, para pedagang kaki lima di sekitar Wonokromo tetap mempertahankan sajian “makanan merakyat” yang menjadi incaran pekerja, mahasiswa, hingga keluarga. Suasana berburu kuliner juga disebut menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari kerlip lampu tenda hingga aroma rempah yang memenuhi jalanan, menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan bersantap di restoran.
Salah satu menu yang paling banyak dibicarakan di media sosial adalah mie ayam dengan harga yang disebut mulai sekitar Rp5 ribu per porsi. Sajian ini hadir berupa semangkuk mie ayam hangat dengan potongan ayam gurih dan kuah kaldu, yang diklaim memiliki tekstur mie kenyal serta bumbu yang meresap.
Selain porsi utama, beberapa kedai mie ayam di kawasan ini juga menyediakan tambahan lauk, seperti ceker, kepala ayam berbumbu, hingga pangsit goreng. Kombinasi harga yang ramah di kantong dan cita rasa tradisional membuat lapak-lapak tersebut kerap dipadati pelanggan pada jam makan malam.
Tak hanya menu berkuah, Wonokromo juga dikenal memiliki camilan yang sedang naik daun, yakni martabak usus khas Madura. Kudapan ini mengandalkan isian tumisan usus berbumbu rempah yang dipadukan dengan adonan telur dan kulit martabak renyah. Ukurannya yang jumbo dan rasa gurihnya membuat martabak usus disebut menjadi buruan pencinta kuliner malam.
Keistimewaan martabak usus ini dikaitkan dengan cara pengolahan usus ayam yang dilakukan hingga bersih dan tidak berbau amis. Isian kemudian dibumbui racikan rempah yang disebut memadukan ketumbar, kunyit, bawang putih, dan cabai. Martabak disajikan dalam kondisi panas, kerap dipadukan dengan irisan cabai rawit segar atau saus petis khas Jawa Timur.
Bagi warga maupun pelancong yang berencana menjajal wisata kuliner malam di Surabaya, Wonokromo kerap masuk dalam daftar tujuan karena menawarkan variasi jajanan jalanan dengan karakter rasa yang kuat dan suasana yang ramai. Sejumlah menu yang viral, seperti mie ayam murah dan martabak usus Madura, menjadi contoh bagaimana kuliner kaki lima di kawasan ini terus menarik perhatian publik.