BERITA TERKINI
Video Bocah Diduga Adang Kereta di Sidoarjo Viral, KAI Lakukan Pendekatan ke Keluarga

Video Bocah Diduga Adang Kereta di Sidoarjo Viral, KAI Lakukan Pendekatan ke Keluarga

Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah diduga mencoba mengadang kereta api di Sidoarjo, Jawa Timur, ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @railfans.daop8.sda pada Selasa (30/12/2025).

Dalam rekaman itu, terlihat dua bocah perempuan berada di sekitar rel kereta api. Salah satu di antaranya sempat bermain di tengah rel, meski pada saat bersamaan kereta api akan melintas. Bocah tersebut bahkan terlihat berdiri di tengah rel dan melakukan gestur yang tampak seperti ingin mengadang kereta.

Namun, ketika kereta semakin mendekat, bocah itu segera meninggalkan rel dan bergabung kembali dengan temannya.

Pengunggah menyebut peristiwa terjadi di JPL 09 Sidoarjo pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 17.06. Hingga Selasa (6/1/2026), unggahan itu telah mengumpulkan 469 likes dan ratusan komentar warganet.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peristiwa berlangsung di KM 31 + ½ lintas Stasiun Tulangan–Stasiun Sidoarjo, dekat JPL 09.

Menurut Mahendro, kereta yang melintas saat itu adalah Commuter Line Jenggala, dengan waktu kejadian pada 26 Desember 2025 pukul 17.20 WIB. Ia menegaskan insiden tersebut menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak di sekitar jalur rel.

Menindaklanjuti video yang viral, KAI menyatakan telah meninjau lokasi pada 31 Desember 2025 dan berkoordinasi dengan pihak terkait. KAI juga mendatangi rumah bocah yang terekam dalam video untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis, dengan tujuan memberikan edukasi mengenai bahaya beraktivitas di area jalur kereta api.

Mahendro menyampaikan penanganan dilakukan dengan mengedepankan nilai kemanusiaan serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga menyebut pihaknya bersyukur insiden tersebut tidak menimbulkan korban.

KAI Daop 8 Surabaya turut menggandeng masyarakat dan tokoh setempat untuk memperkuat sosialisasi keselamatan perkeretaapian. KAI menegaskan jalur kereta api bukan area untuk bermain atau beraktivitas karena risikonya tinggi, terutama bagi anak-anak.

Selain itu, KAI mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi anak-anak dan memberikan pemahaman agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel. KAI juga mengimbau warga agar tidak melintas sembarangan serta selalu mematuhi rambu dan aturan keselamatan perkeretaapian.