BERITA TERKINI
UMKM Street Food Ramaikan Malam Akhir Pekan di Kota Gorontalo

UMKM Street Food Ramaikan Malam Akhir Pekan di Kota Gorontalo

Suasana malam akhir pekan di Kota Gorontalo tampak lebih ramai dari biasanya. Pada Sabtu (9/5) malam, ratusan tenda pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berjejer di sepanjang Jalan Nani Wartabone dan sebagian Jalan HB Jassin, menghadirkan aneka kuliner dan aktivitas hiburan bagi warga.

Aroma makanan dan kopi memenuhi udara, sementara alunan live music menambah keramaian di lokasi UMKM Street Food yang digagas Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Kegiatan yang dipusatkan dari samping Rumah Dinas Gubernur hingga kawasan depan McDonald’s itu menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam sambil berburu jajanan.

Program yang diinisiasi Pemerintah Kota Gorontalo tersebut menarik perhatian warga sejak malam pertama pelaksanaannya. Sejumlah pengunjung dari luar daerah juga tampak hadir. Masyarakat datang bersama keluarga, pasangan, maupun teman untuk nongkrong sekaligus menikmati berbagai makanan, minuman, dan kopi yang dijajakan pelaku UMKM.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Muttaqin Adam, mengatakan kegiatan ini merupakan inovasi pemerintah kota untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menghidupkan kembali aktivitas malam di pusat kota.

“Jadi hari ini kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo, inisiasi Pak Wali dalam rangka inovasi bagi para pelaku UMKM sekaligus menghidupkan kembali rutinitas malam yang ada di Kota Gorontalo agar masyarakat bisa menghidupkan lagi Kota Gorontalo biar lebih semarak lagi di malam hari,” ujar Muttaqin kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan ini diikuti sekitar 300 pelaku UMKM, mulai dari penjual makanan, minuman, kopi, hingga berbagai komunitas kreatif. Selain kuliner, pengunjung juga disuguhkan hiburan live music, layanan administrasi keliling seperti pelayanan KTP, taman bacaan dari Dinas Kearsipan, serta komunitas pecinta hewan yang turut meramaikan suasana.

Pemerintah Kota Gorontalo juga menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Satpol PP dan Dinas Perhubungan diterjunkan untuk pengamanan serta mengantisipasi kemacetan akibat tingginya jumlah pengunjung.

Muttaqin menambahkan, melihat animo masyarakat yang besar, kegiatan serupa berpeluang menjadi agenda rutin. “Melihat animo masyarakat yang luar biasa ini, tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini nantinya bisa menjadi agenda rutin, baik mingguan maupun bulanan,” katanya.

Salah satu pengunjung, Jen Akib, mengaku sengaja datang setelah mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media online. “Ini sangat positif, sangat bagus, dan saya lihat banyak yang suka. Buktinya ramai seperti ini,” ujar pria 65 tahun asal Gorontalo yang kini lama menetap di Manado.

Ia menilai kegiatan ini menghadirkan suasana baru bagi Kota Gorontalo yang selama ini cenderung sepi pada malam hari. Jen berharap UMKM Street Food dapat menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan wajah baru Kota Gorontalo kepada masyarakat luar daerah.

Antusiasme juga dirasakan pelaku UMKM. Iat Moronggu, pemilik booth De’ Lasiostas Coffee yang ikut berpartisipasi sebagai binaan Bank Indonesia, mengatakan kegiatan tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha muda untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat. “Kami merasa lebih diperhatikan karena adanya event ini,” katanya.

Ia juga berharap penataan lokasi ke depan dapat dibuat lebih rapi, termasuk pemisahan zona kopi dan makanan, agar pengunjung lebih nyaman berjalan dan menikmati suasana.