Membuat street food di rumah bisa menjadi cara praktis untuk menikmati jajanan favorit tanpa harus keluar. Sejumlah menu populer dapat dibuat dengan bahan yang relatif sederhana dan langkah yang mudah diikuti, mulai dari camilan berbahan aci hingga roti bakar dengan aneka isian.
1. Cireng isi, kriuk di luar dan kenyal di dalam
Cireng atau aci digoreng dapat dibuat lebih variatif dengan tambahan isian seperti keju, ayam suwir pedas, sosis, atau oncom. Adonan dasarnya menggunakan tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, garam, dan air panas. Agar hasilnya garing, minyak perlu dipastikan sudah benar-benar panas sebelum cireng digoreng. Cireng isi bisa disajikan dengan sambal rujak atau saus cocolan pedas manis.
2. Telur gulung ala jajanan sekolah
Telur gulung dikenal sebagai camilan nostalgia yang umum dijumpai di sekitar sekolah. Pembuatannya cukup dengan mengocok telur bersama sedikit air, garam, dan kaldu bubuk, lalu menggorengnya dalam minyak banyak sambil digulung menggunakan tusuk sate. Minyak yang panas dan adonan yang tidak terlalu kental menjadi kunci. Variasi bisa ditambahkan, misalnya daun seledri, irisan cabai, atau keju parut. Penyajian biasanya dilengkapi saus tomat atau saus sambal.
3. Sempol ayam yang gurih
Sempol, camilan khas Malang, dibuat dari adonan ayam giling yang dicampur tepung tapioka, bawang putih, dan bumbu dasar lainnya. Adonan dibentuk memanjang, ditusuk seperti sate, kemudian direbus terlebih dahulu. Setelah itu sempol dicelupkan ke telur kocok dan digoreng. Daging ayam bagian dada dapat digunakan, sementara tambahan sayuran halus seperti wortel bisa menjadi opsi variasi. Sempol biasanya disantap hangat dengan saus pedas manis.
4. Martabak mini dengan isian manis
Martabak mini dapat menjadi pilihan untuk penyuka camilan manis. Adonan dibuat dari campuran tepung terigu, gula, baking powder, baking soda, telur, dan susu cair. Adonan dimasak di teflon kecil hingga berpori, lalu diberi isian sesuai selera. Isian yang umum antara lain cokelat meses, keju parut, susu kental manis, atau selai kacang. Topping lain seperti green tea, oreo, atau marshmallow juga bisa digunakan. Martabak mini dapat dinikmati sebagai camilan keluarga dan disimpan untuk sarapan keesokan harinya.
5. Batagor versi rumahan yang ekonomis
Batagor atau bakso tahu goreng bisa dibuat sendiri dengan bahan yang lebih hemat. Adonan bakso dapat memakai ikan tenggiri atau ayam giling yang dicampur tepung tapioka, bawang putih, dan bumbu lainnya. Adonan kemudian dimasukkan ke tahu putih yang sudah dilubangi dan digoreng hingga kecokelatan. Saus kacang dibuat dengan memblender kacang tanah goreng, bawang putih, cabai merah, gula merah, dan sedikit air asam. Batagor disajikan dengan siraman saus, ditambah kecap serta jeruk limau.
6. Cilok bumbu kacang yang kenyal
Cilok, camilan asal Bandung, berbahan dasar tepung tapioka. Adonan dibuat dari campuran tepung, bawang putih halus, garam, merica, dan air panas, lalu dibentuk bulat-bulat kecil. Cilok direbus hingga mengapung sebagai tanda matang. Penyajian dapat menggunakan bumbu kacang atau sambal kecap pedas. Cilok juga bisa dikreasikan dengan isian seperti telur puyuh, sosis, atau keju.
7. Roti bakar dengan isian beragam
Roti bakar termasuk street food yang fleksibel karena dapat diisi sesuai selera, baik manis maupun gurih. Isian bisa berupa cokelat, keju, selai stroberi, atau variasi seperti telur dan kornet. Roti tawar diolesi mentega lalu dipanggang di teflon hingga garing. Untuk variasi, roti bakar dapat dibuat dengan gaya Korean garlic bread atau versi smoky ala kafe, serta ditambahkan topping seperti marshmallow atau cream cheese. Menu ini bisa menjadi camilan malam, sarapan, atau bekal.
Dengan membuat street food sendiri, pengeluaran bisa lebih terkontrol sekaligus memberi ruang untuk menyesuaikan rasa dan isian sesuai kebutuhan keluarga. Tujuh menu tersebut dapat menjadi pilihan awal karena bahan dan prosesnya relatif sederhana.