Street food telah lama menjadi bagian penting dari budaya kuliner di berbagai negara. Selain menawarkan cita rasa autentik, makanan kaki lima juga kerap menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati pengalaman kuliner khas dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan restoran mewah.
Sebuah studi terbaru dari Radical Storage baru-baru ini merilis daftar kota dengan street food terbaik di dunia. Hasilnya menarik perhatian karena menempatkan Paris sebagai kota nomor satu, mengungguli sejumlah destinasi yang selama ini identik dengan kuliner kaki lima, seperti Hanoi di Vietnam maupun Roma di Italia.
Laporan tersebut menyebut penilaian street food kini tidak semata didasarkan pada rasa. Sejumlah aspek lain turut dipertimbangkan, mulai dari keragaman menu, kualitas pelayanan, hingga kemudahan wisatawan menemukan makanan kaki lima di berbagai sudut kota.
Menurut laporan yang dikutip dari Euro News pada Jumat (31/7/2026), penelitian dilakukan terhadap 100 kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan dunia. Sebanyak 6.897 pedagang makanan kaki lima dianalisis menggunakan sejumlah indikator yang dirancang untuk menggambarkan kualitas pengalaman kuliner secara menyeluruh.
Dalam studi ini, definisi street food tidak dibatasi pada gerobak makanan atau food truck. Restoran yang menyajikan hidangan khas kaki lima juga dimasukkan dalam kategori penilaian, sehingga cakupan analisis menjadi lebih luas.