BONDOWOSO — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di bawah naungan Yayasan Rohman Baitul Makmur, layanan MBG yang menjangkau ribuan penerima manfaat ini dijalankan dengan menyesuaikan kebijakan terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala SPPG Padasan, Moh. Faizi, mengatakan pihaknya telah menerapkan penyajian telur ayam sebagai salah satu menu MBG sesuai arahan BGN. Namun, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kondisi dan masukan dari lingkungan penerima manfaat.
“Iya betul ada arahan. Tetap menyesuaikan kondisi di lingkungan SPPG Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Kami menerapkan itu satu minggu sekali,” ujar Faizi.
Menurut Faizi, pelaksanaan MBG di SPPG Padasan selalu mengikuti perkembangan regulasi dan ketentuan yang ditetapkan BGN. Langkah ini dilakukan agar kualitas layanan gizi kepada penerima manfaat terus meningkat dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Di sisi lain, SPPG Padasan juga terus berinovasi dalam penyajian menu. Variasi makanan tidak hanya memperhatikan kecukupan gizi, tetapi juga cita rasa agar dapat diterima dengan baik oleh siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Pembina Yayasan Rohman Baitul Makmur, Sammy Suhartono, menegaskan bahwa kualitas makanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, anak-anak membutuhkan asupan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sehat dan bergizi.
“Anak-anak harus mendapatkan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tapi juga sehat, bergizi, dan enak,” kata Sammy.
Sammy menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini dirancang agar anak-anak memperoleh asupan gizi seimbang guna mendukung pertumbuhan, meningkatkan konsentrasi belajar, sekaligus mencegah stunting.
“Sebagai bagian dari pelayanan program ini, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Saat ini, SPPG Padasan melayani 2.374 paket makanan setiap hari. Layanan tersebut menjangkau 20 lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA hingga SMK yang tersebar di Kecamatan Pujer dan sekitarnya.
Selain siswa dan tenaga pendidik, program MBG juga menyasar kelompok B3 yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Desa Padasan serta Desa Kejayan. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat secara menyeluruh.
Pada pelaksanaan terbaru, menu yang disajikan terdiri dari nasi, rolade daging sapi, tumis labu siam, tempe popcorn, dan buah pisang. Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi harian secara seimbang.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Padasan dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan gizi yang berkualitas demi mendukung terwujudnya generasi Bondowoso yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

