BERITA TERKINI
SMPN 1 Kampar Kembangkan Pembelajaran Prakarya Berbasis Gizi dan Budaya Lokal

SMPN 1 Kampar Kembangkan Pembelajaran Prakarya Berbasis Gizi dan Budaya Lokal

Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di UPT SMP Negeri 1 Kampar pada 2026 tidak lagi diposisikan sekadar aktivitas rutin di kelas. Program ini berkembang menjadi pembelajaran kontekstual yang menghubungkan aspek gizi, budaya, dan keterampilan kewirausahaan melalui praktik langsung di sekolah.

Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Kampar, Muhammad Yasir, mengatakan pendekatan pembelajaran saat ini menuntut siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk karya nyata. Salah satu bentuk penerapannya dilakukan melalui pengolahan makanan khas daerah Kampar.

Yasir menilai praktik memasak yang diintegrasikan dalam mata pelajaran Prakarya menjadi sarana efektif untuk menanamkan pemahaman tentang gizi seimbang sekaligus memperkenalkan nilai budaya lokal kepada siswa.

“Dalam pembelajaran ini, siswa tidak hanya belajar memasak, tetapi juga memahami nilai budaya dan kandungan gizi dari makanan khas Kampar. Ini penting agar mereka memiliki kesadaran sejak dini tentang pola makan sehat,” ujar Yasir, Rabu (17/6/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung ekosistem pendidikan berbasis praktik. Menurutnya, kerja sama dengan sektor kesehatan dan lembaga terkait yang telah berjalan sejak beberapa tahun sebelumnya turut memperkuat upaya sekolah dalam isu kesehatan remaja, termasuk edukasi gizi dan pencegahan stunting.

Selain aspek kesehatan, pembelajaran berbasis praktik tersebut juga diarahkan untuk membangun jiwa kewirausahaan siswa. Produk makanan yang dihasilkan tidak hanya untuk dikonsumsi, tetapi dinilai memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di masa depan.

Melalui pendekatan ini, SMPN 1 Kampar berupaya menghadirkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, dengan menekankan penguatan keterampilan hidup, kesadaran kesehatan, serta kepedulian terhadap budaya daerah.