RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mengembangkan inovasi digital bernama DIMAS SEHAT (Digitalisasi InforMASi SistEm PengampraHan Makan/Diet PAsien RawaT Inap) untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pelayanan gizi bagi pasien rawat inap. Sistem ini dirancang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sebagai bagian dari transformasi digital layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Pengembangan DIMAS SEHAT dilakukan untuk menjawab sejumlah kendala pada proses pengamprahan diet yang sebelumnya masih berjalan manual. Dalam skema lama, informasi diet dari ruang rawat inap ke unit penyelenggaraan makanan disampaikan secara manual sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pelabelan, keterlambatan informasi, hingga ketidaksesuaian antara kondisi pasien dan makanan yang diterima.
Selain itu, penggunaan dokumen fisik dinilai membuat administrasi dan pelaporan kurang efisien serta meningkatkan risiko kehilangan data. Sistem manual juga disebut memicu pemborosan makanan yang diperkirakan mencapai 45 hingga 60 porsi per hari akibat perubahan kondisi pasien yang tidak dapat diperbarui secara real time.
Dalam proses manual tersebut, pengamprahan diet memerlukan waktu sekitar 2,5 hingga 3,5 jam setiap hari. Pada saat yang sama, tenaga perawat dan bidan di ruang rawat inap perlu meluangkan sekitar 20 hingga 30 menit pada setiap jadwal makan pasien untuk memastikan kesesuaian data diet, yang berdampak pada efisiensi operasional, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Melalui DIMAS SEHAT, RSUD H. Moh. Ruslan membangun sistem berbasis empat pilar utama, yakni digitalisasi proses, integrasi sistem, otomatisasi pelaporan, serta penguatan infrastruktur pendukung. Dengan skema ini, proses pelayanan gizi diharapkan berlangsung lebih cepat dan akurat.
Dalam implementasinya, ahli gizi rawat inap dapat menginput diet pasien berdasarkan hasil skrining, asesmen gizi, serta rekomendasi dokter penanggung jawab pasien melalui SIMRS. Data tersebut kemudian diteruskan secara otomatis ke unit penyelenggaraan makanan untuk pencetakan label dan distribusi diet sesuai kebutuhan masing-masing pasien.
Petugas gizi di unit penyelenggaraan makanan mencetak label diet melalui sistem, melakukan verifikasi identitas pasien, serta memastikan kesesuaian jenis makanan sebelum didistribusikan ke ruang perawatan. Tahapan ini ditujukan untuk meminimalkan risiko tertukarnya makanan antar pasien.
DIMAS SEHAT juga dilengkapi fitur verifikasi yang memungkinkan tenaga kesehatan melakukan pengecekan akhir terhadap ketepatan diet sebelum makanan diterima pasien. Seluruh proses dapat terdokumentasi dan dipantau secara real time.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp. F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengatakan DIMAS SEHAT merupakan bagian dari komitmen rumah sakit menghadirkan layanan yang modern, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan dalam pelayanan kesehatan modern. Melalui DIMAS SEHAT, kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan diet yang tepat, tepat waktu, dan sesuai dengan kebutuhan medisnya. Inovasi ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan pasien sekaligus efisiensi operasional rumah sakit,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan sistem ini menunjukkan pemanfaatan teknologi dapat memberikan perubahan nyata terhadap kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan gizi klinik yang berperan dalam proses penyembuhan pasien. Ia juga berharap DIMAS SEHAT dapat menjadi model pelayanan gizi digital yang dapat direplikasi oleh fasilitas kesehatan lainnya.
RSUD H. Moh. Ruslan menyebut implementasi DIMAS SEHAT membawa sejumlah manfaat, mulai dari peningkatan kecepatan dan ketepatan informasi diet, meminimalkan kesalahan pemberian makanan, mengurangi penggunaan dokumen fisik, mempercepat pelaporan, hingga meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran dan sumber daya manusia. Bagi pasien, sistem ini ditujukan untuk memastikan makanan yang diterima sesuai kondisi klinis dan kebutuhan gizi, sementara bagi tenaga kesehatan, DIMAS SEHAT diharapkan mengurangi beban administratif agar mereka lebih fokus pada pelayanan medis.
Dari sisi manajemen, sistem terintegrasi ini mendukung tata kelola yang lebih terdokumentasi dan efisien. Melalui inovasi tersebut, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, aman, dan berbasis teknologi untuk mendukung pelayanan paripurna bagi masyarakat Kota Mataram dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

