BERITA TERKINI
Program Monik TBIG di Pekalongan Tekankan Teknik Memasak agar Gizi Tidak Hilang

Program Monik TBIG di Pekalongan Tekankan Teknik Memasak agar Gizi Tidak Hilang

PEKALONGAN — Memasak tidak hanya soal rasa, tetapi juga berpengaruh pada kandungan gizi makanan. Cara mencuci, memotong, hingga mengolah bahan pangan dapat menentukan apakah nutrisi tetap terjaga atau justru banyak hilang.

Pesan tersebut menjadi fokus edukasi gizi dalam program Mobil Klinik (Monik) PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) yang digelar di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari Muslimat NU dan dikemas melalui edukasi gizi sekaligus lomba memasak menu sehat.

Dalam lomba, peserta diminta menyajikan hidangan sederhana seperti sayur sop dan telur dadar gulung. Meski demikian, mereka ditantang menerapkan teknik pengolahan yang tepat agar nilai gizi makanan tetap terjaga.

Juri lomba, Ida Zuhaidawati, mengatakan hasil pre-test menunjukkan masih banyak peserta yang belum memahami pengolahan pangan yang benar. Ia mencontohkan kebiasaan mencuci sayuran setelah dipotong, padahal seharusnya dilakukan sebelum dipotong untuk meminimalkan hilangnya gizi. Ia juga mengingatkan agar air rebusan sayur tidak langsung dibuang karena mengandung vitamin yang larut dalam air.

Ida menambahkan, bahan pangan sumber protein seperti telur dan lauk berprotein sebaiknya tidak dimasak terlalu lama. Pemanasan berlebihan, menurutnya, dapat menurunkan kualitas gizi.

Selain teknik memasak, peserta juga mendapatkan materi tentang pola makan sehat bagi penderita penyakit tidak menular, termasuk diabetes dan hipertensi. Salah satu anggapan yang diluruskan dalam sesi ini adalah pandangan bahwa penderita diabetes bebas mengonsumsi kentang sebagai pengganti nasi. Ida menegaskan kentang tetap mengandung karbohidrat yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Ketua Muslimat NU Anak Cabang Kedungwuni, Munafah Asip, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada anggota Muslimat di tingkat ranting melalui pertemuan-pertemuan rutin, sehingga semakin banyak masyarakat memahami cara mengolah makanan sehat.

Melalui pendekatan edukasi dan praktik memasak, TBIG lewat program Monik mendorong kesadaran bahwa menjaga gizi tidak hanya bergantung pada pilihan bahan makanan, tetapi juga pada cara mengolahnya.