BERITA TERKINI
Program MBG Diluncurkan di Pulau Laut Sigam, Kotabaru Perkuat Layanan Pemenuhan Gizi Anak

Program MBG Diluncurkan di Pulau Laut Sigam, Kotabaru Perkuat Layanan Pemenuhan Gizi Anak

Program MBG diluncurkan di SPPG Sigam, Jalan Kemuning RT 004, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini dihadiri Komisi II DPRD H. Abdul Kadir, instansi terkait, mitra kerja, serta berbagai elemen masyarakat.

Ketua Yayasan Youth Entrepreneurship School, Munzirin, S.Sos, mengatakan SPPG Sigam menjadi unit ke-7 yang telah beroperasi di Kabupaten Kotabaru. Ia menyebut MBG sebagai program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas.

Menurut Munzirin, program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama mencerdaskan generasi bangsa. Ia berharap dukungan dan masukan dari berbagai pihak dapat memperkuat pelaksanaan program.

Munzirin menjelaskan, target pembangunan SPPG di Kotabaru mencapai puluhan unit yang akan tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan pesisir. Kehadiran SPPG juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok kebutuhan pangan.

“SPPG bukan hanya dapur umum, tetapi pusat pelayanan pemenuhan gizi yang nantinya juga dapat menjadi tempat konsultasi gizi dan kolaborasi lintas sektor,” kata Munzirin.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, Drs. H. Murdianto, M.Si, yang mewakili Bupati Kotabaru sekaligus membuka kegiatan secara resmi melalui prosesi pemotongan pita, menyampaikan apresiasi kepada yayasan dan seluruh pihak yang terlibat.

Murdianto menilai program MBG merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dan generasi muda di Kotabaru. Ia menekankan pentingnya gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan belajar anak-anak.

Murdianto menambahkan, Kotabaru masih membutuhkan banyak SPPG agar layanan dapat menjangkau seluruh wilayah, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Karena itu, pemerintah daerah disebut terus berupaya menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dan calon investor untuk memperluas layanan MBG di Kotabaru.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi turut dipengaruhi pemenuhan gizi yang baik. “Program MBG menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” tuturnya.