BERITA TERKINI
Program Intervensi Gizi BGN Capai 59,86 Juta Penerima Manfaat, Anak Sekolah Dinilai Lebih Sehat dan Aktif

Program Intervensi Gizi BGN Capai 59,86 Juta Penerima Manfaat, Anak Sekolah Dinilai Lebih Sehat dan Aktif

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat program MBG telah menjangkau sekitar 59,86 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Capaian tersebut disampaikan Kepala BGN, Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, dalam Talk Show Pekan Gizi Nasional 2026.

Dadan menyampaikan, pelaksanaan intervensi gizi di sejumlah daerah yang telah berjalan lebih dari satu tahun menunjukkan dampak positif, terutama pada anak-anak usia sekolah. Menurutnya, anak-anak menjadi lebih semangat bersekolah, lebih aktif dalam kegiatan belajar, serta menunjukkan kondisi fisik yang lebih kuat dan sehat.

“Di daerah yang intervensinya sudah berjalan cukup lama, anak-anak terlihat lebih aktif, jarang sakit, dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (20/1).

Dalam mendukung kebijakan gizi nasional, BGN terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah. Koordinasi tersebut mencakup aspek kesehatan, pendidikan, hingga penguatan rantai pasok pangan.

Dadan menegaskan kebijakan gizi nasional tidak hanya berfokus pada pemenuhan makanan bergizi, tetapi juga pada edukasi berkelanjutan agar masyarakat memahami pentingnya komposisi dan kecukupan gizi dalam kehidupan sehari-hari.

“Prinsip kami adalah memastikan tidak ada yang tertinggal. Seluruh masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, harus mendapatkan akses gizi yang setara secara bertahap dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui Pekan Gizi Nasional 2026, BGN berharap pesan-pesan gizi seimbang tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.