PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melanjutkan perluasan pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) di berbagai wilayah Indonesia. Upaya ini disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan energi nasional sekaligus penyediaan energi yang lebih bersih dan efisien bagi masyarakat.
Dalam pengembangan jargas, PGN membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, pengembang perumahan, real estate, hingga sektor swasta lainnya. Kerja sama ditawarkan melalui skema kemitraan yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi para pihak.
Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan pembangunan jargas secara masif merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan dalam menahan laju pertumbuhan impor energi. Menurutnya, langkah tersebut juga terkait upaya memperbaiki Current Account Defisit Migas. Ia menilai kemitraan memegang peran penting untuk memperkuat strategi pengembangan jargas di berbagai daerah.
Saat ini, PGN melayani lebih dari 821.000 sambungan rumah (SR) dan memiliki pengalaman membangun lebih dari 19.000 kilometer pipa beserta layanan jargas di berbagai wilayah. Meski demikian, PGN menyebut pembangunan infrastruktur gas bumi masih menghadapi tantangan yang membutuhkan sinergi lintas sektor, sehingga kolaborasi strategis dipandang penting untuk mendorong percepatan pengembangan jargas.
Salah satu langkah kolaboratif yang telah dijajaki PGN adalah pengembangan jargas di proyek properti milik anggota Real Estate Indonesia (REI). Penjajakan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan PGN dan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perumahan REI (DPP REI) untuk mendorong pemanfaatan gas bumi di sektor perumahan dan real estate.
PGN dan REI menyatakan komitmen menjalankan kerja sama sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
“Kerja sama ini bernilai strategis, karena REI memiliki jaringan anggota yang luas, sehingga dapat menjadi peluang besar untuk memperluas pemanfaatan jargas maupun kerjasama potensial lainnya,” kata Aldiansyah dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
PGN menyatakan siap mendukung REI dalam berbagai tahapan pengembangan jargas, mulai dari desain, pembangunan, pengoperasian, penyaluran, hingga pemeliharaan jaringan.
Aldiansyah menambahkan, perluasan jargas ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap energi yang berkelanjutan. Ia menyebut jargas sebagai upaya menghadirkan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau, sejalan dengan misi ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber gas domestik.

