RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar penyuluhan kesehatan tentang pentingnya konsumsi buah sebagai bagian dari pola hidup sehat dalam rangka memperingati Hari Buah Sedunia 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026) di depan Instalasi Rekam Medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dan diikuti pasien, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit.
Penyuluhan tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen RSUD Sulbar mendukung Program Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya pada aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Melalui peningkatan literasi kesehatan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pola hidup sehat sebagai fondasi untuk membentuk SDM yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buah Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui kebiasaan mengonsumsi buah setiap hari.
“Kesehatan yang baik berawal dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, salah satunya mengonsumsi buah setiap hari. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berkarakter. Hal ini juga sejalan dengan semangat Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar dr. Musadri.
Materi penyuluhan disampaikan dr. Karmila dengan tema “Isi Piringmu dengan Buah, Isi Hidupmu dengan Sehat.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan buah merupakan sumber zat gizi penting karena mengandung vitamin, mineral, serat, air, serta antioksidan yang berperan menjaga kesehatan.
Menurut dr. Karmila, konsumsi buah setiap hari memiliki berbagai manfaat, antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengontrol tekanan darah, menjaga berat badan tetap ideal, menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko diabetes melitus tipe 2, melancarkan pencernaan, serta membantu menjaga kesehatan kulit.
Ia juga menyampaikan anjuran konsumsi buah sekitar 2–3 porsi atau setara 150 gram per hari untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Masyarakat disebut tidak perlu bergantung pada buah impor karena buah lokal dinilai memiliki kandungan gizi yang tidak kalah baik. Contoh buah lokal yang mudah diperoleh antara lain pisang, pepaya, mangga, jambu, jeruk, semangka, melon, nanas, dan salak.
Dalam kesempatan itu, dr. Karmila membagikan sejumlah tips agar manfaat buah dapat diperoleh secara maksimal, seperti mencuci buah sebelum dikonsumsi, memilih buah yang matang secara alami, mengonsumsi buah utuh dibandingkan dalam bentuk jus, mengombinasikan berbagai warna buah, menjadikan buah sebagai camilan sehat, serta menyimpan buah sesuai jenisnya agar kualitas tetap terjaga.
Untuk membentuk kebiasaan makan buah sejak dini, masyarakat juga dianjurkan menyediakan buah di meja makan agar mudah dijangkau, membawa buah sebagai bekal saat beraktivitas, menjadikan buah sebagai pencuci mulut setelah makan, mengenalkan beragam jenis buah kepada anak-anak sejak usia dini, serta mengganti camilan tinggi gula dengan buah segar.
Melalui penyuluhan ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap masyarakat semakin menyadari bahwa pola makan sehat dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan membiasakan konsumsi buah setiap hari, rumah sakit berharap kualitas kesehatan masyarakat meningkat dan mendukung terwujudnya SDM Sulawesi Barat yang unggul, sehat, dan berkarakter.

