BERITA TERKINI
Pemko Palangka Raya Jajaki Kerja Sama dengan Lembaga Korsel untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

Pemko Palangka Raya Jajaki Kerja Sama dengan Lembaga Korsel untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menjajaki kerja sama dengan National Institute of Green Technology (NIGT) Korea Selatan untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah perkotaan yang terpadu dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diawali melalui forum pembahasan dan penyamaan persepsi yang digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Kamis (23/1). Pertemuan itu menjadi titik awal pembahasan studi kelayakan Integrated Municipal Solid Waste Management (IMSWM) yang akan menjadi dasar kerja sama teknis kedua pihak.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan sampah di wilayahnya tidak hanya berkaitan dengan volume, tetapi juga karakter geografis kota. Ia menyebut, meskipun jumlah sampah yang belum terkelola berkisar 1,9 persen, Palangka Raya sebagai salah satu daerah terluas di Indonesia dituntut menghadirkan layanan publik yang merata hingga kawasan terjauh.

“Mengingat status kita sebagai kota terluas, meskipun kepadatan penduduk tidak merata, pemerintah wajib memberikan pelayanan hingga ke seluruh pelosok. Hal ini tentu memerlukan sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai serta teknologi yang tepat,” kata Fairid.

Menurut Fairid, pengelolaan sampah modern memerlukan komitmen pimpinan daerah, kolaborasi lintas perangkat daerah, serta kesiapan regulasi. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam upaya memperkuat pengelolaan sampah.

Pemko Palangka Raya, lanjut Fairid, berkomitmen menyiapkan payung hukum untuk memastikan keberlanjutan program melalui produk hukum daerah yang kuat. Ia juga menyambut positif kehadiran NIGT sebagai mitra strategis, seraya menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif yang berorientasi pada perlindungan lingkungan dan manfaat bagi warga.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemko Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan. Kesepakatan ini menjadi penanda awal komitmen bersama untuk mendorong terwujudnya sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan di Kota Palangka Raya.

“Pada prinsipnya, kami sangat berterima kasih atas kehadiran NIGT. Segala upaya yang bertujuan menjaga lingkungan dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat pasti akan saya dukung sepenuhnya,” ujar Fairid.