Pemerintah Kabupaten Demak meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sidorejo, Kamis (09/07/2026). Peresmian yang digelar di lokasi SPPG tersebut dihadiri Wakil Bupati Demak, Forkopimcam, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan terkait.
Ketua SPPG Desa Sidorejo, Syifaul Zuhra, menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Sidorejo. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga, dan masyarakat sebagai kunci untuk mewujudkan kemajuan desa yang berkelanjutan.
Syifaul juga menyebut SPPG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk penguatan program sosial, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan warga. Ia menegaskan komitmen SPPG untuk meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.
Ketua Yayasan, Siswanto, menjelaskan pembentukan SPPG merupakan bagian dari upaya mendukung program peningkatan gizi masyarakat, termasuk bagi Pondok Pesantren Fatkul Huda Sidorejo. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menjadi langkah strategis untuk mewujudkan generasi sehat dan berkualitas, dengan sasaran mulai dari ibu hamil, balita, anak sekolah, hingga lanjut usia.
“Kami berharap SPPG Sidorejo dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar program ini mampu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Siswanto.
Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, M.Pd., menegaskan peningkatan kualitas gizi merupakan fondasi penting untuk mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa persoalan stunting, anemia, dan kekurangan gizi kronis masih menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, kehadiran SPPG di Desa Sidorejo menjadi langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya bagi siswa sekolah. Program tersebut tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga diharapkan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.
Ia menekankan perlunya menjaga kualitas bahan makanan, ketepatan distribusi, serta optimalisasi pelaksanaan program. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong pemberdayaan petani dan pelaku UMKM lokal.
“Melalui program ini, kami berharap anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.

