Sinar Mas Agribusiness and Food Unit Tarjun menggelar program Baking Demo & Edukasi Kuliner Sehat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga di sekitar area operasional. Kegiatan ini ditujukan untuk membekali warga dengan keterampilan praktis mengolah kue dan roti secara higienis, sekaligus mengenalkan pemanfaatan produk berbasis sawit untuk kebutuhan baking.
Program tersebut diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari komunitas ibu-ibu di sekitar wilayah operasional, perwakilan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP-PKK) Desa Tarjun dan Desa Langadai, serta pelaku usaha kuliner rumahan. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan manajemen dan unit CSR perusahaan, serta Tim East Tactical Support Sinar Mas Agribusiness and Food Unit Surabaya yang memandu pelatihan.
Rangkaian acara dimulai dengan registrasi peserta dan dilanjutkan sambutan dari perwakilan manajemen. General Manager Unit Tarjun, Friso, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat mengikuti pelatihan memasak tersebut.
“Kami senang melihat antusiasme para peserta dalam mengikuti Cooking Class ini. Harapan kami, ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa dipraktikkan di rumah, dibagikan kepada keluarga, bahkan dikembangkan menjadi peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Bagi kami, hal sederhana seperti belajar memasak bersama dapat menjadi langkah awal untuk tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Friso.
Pada sesi utama, Chef Ernest memberikan demonstrasi teknik baking menggunakan produk hilir perusahaan, antara lain Filma, Palmboom, dan Palvita. Peserta mengikuti proses pembuatan secara langsung, mulai dari pengolahan bahan, teknik pencampuran, hingga penyajian. Sesi ini juga disertai tanya jawab interaktif serta edukasi tentang pemilihan dan penggunaan bahan pangan dalam pengolahan makanan.
Dalam pelatihan, peserta mempraktikkan pembuatan tiga jenis produk, yakni kue kering, spikoe atau kue lapis, dan roti manis. Melalui praktik tersebut, peserta mempelajari komposisi adonan, teknik pengolahan lemak nabati, serta cara penyajian agar produk lebih menarik dan memiliki potensi nilai jual. Peserta juga menerima resep dan sampel produk untuk membantu mereka mempraktikkan kembali di rumah.
Salah satu peserta, Rusmina dari PKK Tarjun, mengatakan pelatihan ini memberi banyak wawasan baru. “Mewakili teman-teman yang mengikuti kelas memasak, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Chef memberikan penjelasan dengan sangat baik, dan perusahaan juga telah membagikan ilmu, bahan untuk dipraktikkan kembali di rumah, sekaligus memperkenalkan produk-produk Sinar Mas Agribusiness and Food. Kegiatan ini sangat berkesan bagi kami,” ujarnya.
Selain memperluas pengetahuan mengenai resep dan teknik baking, program ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta yang ingin mengembangkan usaha kuliner rumahan. Pengetahuan tentang komposisi bahan, teknik pengolahan, dan penyajian dinilai dapat membantu menghasilkan kue dan roti yang lebih konsisten serta layak dikembangkan sebagai produk bernilai jual.
Melalui kegiatan tersebut, Sinar Mas Agribusiness and Food Unit Tarjun berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk kebutuhan keluarga maupun sebagai inspirasi merintis atau mengembangkan usaha kuliner skala rumah tangga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui keterampilan yang praktis dan relevan dengan peluang ekonomi lokal.