Saus kerap menjadi perdebatan saat menikmati mie ayam. Ada yang menilai tambahan saus justru mengganggu cita rasa, namun ada pula yang menganggapnya sebagai pelengkap yang memperkaya rasa. Seorang penulis yang mengaku anak pedagang mie ayam membagikan panduannya: jenis mie ayam yang berbeda, menurutnya, membutuhkan saus yang berbeda pula.
Ia menilai saus bukan perusak rasa, melainkan penambah cita rasa—dengan catatan, pemilihannya tepat. Dalam panduannya, ia membagi beberapa jenis saus yang dinilai paling sesuai untuk tipe mie ayam tertentu, sekaligus memberi catatan kapan saus sebaiknya tidak dicampurkan langsung.
Saus botol kaca untuk mie ayam keliling
Untuk mie ayam keliling, ia menyarankan penggunaan saus botol kaca. Menurutnya, karakter saus ini cenderung tidak terlalu pedas dan lebih gurih, sehingga bisa menambah rasa tanpa mendominasi.
Ia juga beranggapan mie ayam keliling biasanya memiliki rasa minyak yang cukup kuat. Karena itu, tambahan saus botol kaca dinilai dapat membantu menyeimbangkan rasa. Ia menyebut dua merek yang menurutnya umum dijumpai, yakni 58/Pedas Mapan dan Cap Ibu Jari.
Saus Belibis untuk mie ayam luar Jawa
Berbeda lagi untuk mie ayam yang berasal dari luar Jawa, seperti bakmi Bangka, Siantar, atau Pontianak. Untuk jenis ini, ia menyarankan saus Belibis.
Menurutnya, mie dari luar Jawa kerap memiliki kuah kaldu yang cukup kuat dan topping ayam yang gurih. Ia menilai karakter tersebut lebih cocok dipadukan dengan saus Belibis. Ia juga membandingkan dengan mie ayam di Jawa yang disebut cenderung memiliki topping manis karena menggunakan ayam kuah kecap.
Selain itu, ia menyebut saus Belibis memiliki kandungan cabai yang lebih banyak dibanding merek lain, sehingga dianggap dapat membuat rasa mie lebih “pas” karena tidak ada satu rasa yang terlalu dominan.
Del Monte untuk cocolan pendamping
Jika di warung mie ayam tersedia saus Del Monte, ia menyarankan agar saus ini tidak dicampurkan langsung ke mie ayam. Menurutnya, Del Monte lebih cocok dijadikan cocolan untuk menu pendamping.
Ia mencontohkan pangsit goreng atau bakso goreng sebagai pendamping yang dinilai pas jika dicocol dengan saus tersebut. Sementara jika dicampurkan ke mie ayam, ia menilai rasa bisa menjadi terlalu manis dan membuat enek.
Warung mie ayam terkenal kerap membuat saus sendiri
Ia juga menyoroti bahwa sejumlah tempat makan mie ayam yang sudah dikenal luas justru mengembangkan saus racikan sendiri. Ia mencontohkan Bakmi GM dan Solaria yang memiliki saus khas masing-masing.
Menurutnya, keberadaan saus racikan tersebut menunjukkan bahwa mie ayam tidak selalu dipisahkan dari saus. Ia berpendapat, bila saus benar-benar merusak rasa, maka tidak ada alasan bagi pelaku usaha untuk membuat saus khusus sebagai pendamping menu mereka.
Lewat panduan ini, ia berharap orang tidak ragu menikmati mie ayam dengan saus—selama disesuaikan dengan jenis mie ayam yang disantap.