BERITA TERKINI
Orang Tua Siswa SD Salebu Soroti Menu MBG, Pengelola Sebut Sesuai Pedoman BGN

Orang Tua Siswa SD Salebu Soroti Menu MBG, Pengelola Sebut Sesuai Pedoman BGN

Sejumlah orang tua siswa SD Salebu mengeluhkan menu makanan yang disajikan oleh SPPG Dapur Sehat Mutiara Salebu dalam beberapa hari terakhir. Keluhan terutama terkait porsi dan komposisi makanan yang dinilai belum mencukupi kebutuhan gizi anak usia sekolah dasar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Kamis (26/02/2026) siswa menerima menu berupa mustofa, bakso, dan lengkeng. Kemudian pada Senin (02/03/2026), menu yang dibagikan terdiri dari dua potong kecil kentang rebus, satu susu kotak ukuran kecil, serta lengkeng.

Selanjutnya pada Selasa (03/03/2026), makanan yang diterima siswa berupa jagung rebus pipil, empat butir kurma, dan kulit goreng.

Sejumlah orang tua berharap ada evaluasi agar asupan yang diberikan lebih seimbang dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Dapur Sehat Mutiara Salebu, Hani Putri Dewi, mengatakan penentuan menu harian disusun berdasarkan siklus menu yang telah dirancang sebelumnya.

“Menu dibuat dengan mempertimbangkan keseimbangan karbohidrat, protein hewani maupun nabati, serat, serta buah. Selain itu juga disesuaikan dengan ketersediaan bahan pangan dan kondisi distribusi,” ujarnya.

Hani menambahkan, menu yang disajikan mengacu pada pedoman dan arahan dari instansi terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), dengan prinsip gizi seimbang untuk anak usia sekolah dasar. Menurut dia, komposisi makanan tetap memperhatikan kecukupan energi, protein, serta unsur gizi pendukung lainnya.

Terkait porsi, ia menyebut takaran makanan telah disesuaikan dengan standar kebutuhan anak sekolah dasar dan dibagikan secara merata sesuai ketentuan program. Ia juga menegaskan, makanan yang diberikan merupakan bagian dari pemenuhan asupan harian dan bukan satu-satunya sumber konsumsi anak dalam sehari.

“Kami menghargai perhatian dan kepedulian orang tua terhadap asupan gizi anak-anaknya. Kritik dan saran menjadi bahan evaluasi bagi kami,” katanya.

Ia mengakui, dalam beberapa hari terakhir terdapat penyesuaian menu akibat faktor teknis dan ketersediaan bahan. Meski demikian, penyesuaian tersebut disebut tetap mengacu pada pedoman yang berlaku.

Pihak pengelola menyatakan evaluasi dilakukan secara berkala, mencakup variasi menu, kualitas bahan, cita rasa, hingga distribusi. Masukan dari sekolah dan orang tua disebut menjadi bagian dari proses perbaikan.

Ke depan, SPPG Dapur Sehat Mutiara Salebu membuka kemungkinan adanya penyesuaian atau pengembangan variasi menu selama tetap sesuai regulasi dan standar program yang ditetapkan. “Kami berkomitmen menjalankan program dengan sebaik-baiknya, mengutamakan keamanan pangan, kebersihan, serta kecukupan gizi anak-anak,” pungkas Hani.