KARAWANG—Pemenuhan energi pada anak dinilai tidak hanya bergantung pada jumlah, tetapi juga kualitasnya. Anak membutuhkan energi yang seimbang dari berbagai gizi penting untuk mendukung aktivitas fisik, menjaga fokus, serta menunjang tumbuh kembang agar mencapai potensi terbaik.
Sejak 1974, Nestlé MILO menyatakan konsisten menghadirkan produk bergizi dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya asupan energi bergizi bagi keluarga Indonesia. Komitmen tersebut kembali disampaikan dalam acara “MILO Tiga Keunggulan: Moms Community & Media Gathering” yang digelar di PT Nestlé Indonesia Pabrik Karawang pada 8 Juni 2026.
Marketing Manager PT Nestlé Indonesia Ankur Mittal mengatakan Nestlé selama lebih dari 160 tahun berkomitmen menggunakan potensi makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu dan generasi mendatang. Di Indonesia, komitmen itu, menurutnya, diwujudkan melalui produk, program, dan kolaborasi yang mendukung keluarga serta masyarakat yang lebih sehat. Ia juga menyebut strategi “Good for You” yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas produk dan menyediakan informasi lebih jelas bagi konsumen, sehingga membantu keluarga membuat pilihan harian yang tepat.
Mittal menambahkan, Nestlé MILO telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia selama lebih dari 50 tahun, didukung riset dan pengembangan, untuk mendukung anak-anak belajar, bermain, dan tetap aktif setiap hari.
Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia Alaa Shaaban menyampaikan, melalui keahlian riset dan pengembangan (R&D) Nestlé, pihaknya ingin membantu orang tua memahami bahwa anak tidak hanya membutuhkan energi, tetapi juga keseimbangan energi dan gizi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan optimal.
Tahun ini, Nestlé MILO memperkenalkan “Tiga Keunggulan” yang disebut mengandung Susu Sapi Asli, Vitamin B, Malt, dan Zat Besi untuk membantu mendukung anak tumbuh, aktif, dan fokus. Pada saat yang sama, perusahaan juga mendorong kebiasaan membaca label gizi pada produk, termasuk memahami bahwa bahan yang tercantum pertama menunjukkan komposisi terbesar dalam produk.
Deputi Bidang Pengembangan Budaya Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dr. Sri Wahyuni, S.T., M.Sc. menyatakan apresiasi terhadap komitmen Nestlé MILO yang selama bertahun-tahun menjangkau sekolah-sekolah di berbagai daerah melalui edukasi gizi dan program yang mendorong gaya hidup aktif. Ia menilai pemenuhan gizi yang baik perlu diimbangi aktivitas fisik dan olahraga teratur agar anak dapat tumbuh optimal. Kemenpora, menurutnya, siap mendukung inisiatif yang bermanfaat bagi generasi muda serta mendorong sinergi pemerintah dan sektor swasta agar program berjalan lebih efektif, terukur, dan memberi manfaat lebih luas.
Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara Esti Nurwanti, S.Gz., RD., MPH., Ph.D. menjelaskan pemenuhan gizi anak perlu diperhatikan secara menyeluruh karena berperan bagi daya tahan tubuh, konsentrasi, dan aktivitas fisik harian. Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), ia menyebut kebutuhan energi anak berbeda berdasarkan usia dan jenis kelamin.
Secara umum, kebutuhan energi anak usia 6–9 tahun berkisar 1.400–1.650 kkal per hari, sedangkan usia 10–15 tahun berkisar 2.000–2.400 kkal per hari. Esti menekankan pentingnya asupan beragam dan seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral untuk mendukung pertumbuhan serta performa anak. Ia menambahkan, selain makanan utama, minuman bergizi yang mengandung Susu Sapi Asli, Vitamin B, Malt, dan Zat Besi dapat menjadi pilihan untuk membantu melengkapi kebutuhan asupan harian anak sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Esti juga mengingatkan orang tua untuk membiasakan diri membaca dan memahami informasi nilai gizi pada kemasan pangan agar dapat memilih produk sesuai kebutuhan anak. Ia menekankan pemenuhan gizi yang baik perlu diimbangi aktivitas fisik teratur. Kebiasaan aktif bergerak dan berolahraga disebut dapat mendukung kesehatan dan kebugaran, membantu meningkatkan fokus, rasa percaya diri, serta membentuk pola hidup sehat sejak dini.
Ibu muda, aktris, dan penyanyi Tasya Kamila turut berbagi pengalaman sebagai orang tua. Ia mengatakan aktivitas fisik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak. Menurutnya, anak yang aktif bersekolah dan mengikuti kegiatan olahraga membutuhkan energi cukup setiap hari agar tetap aktif dan fokus. Karena itu, ia berupaya memastikan kebutuhan gizi dan energi anak terpenuhi melalui pola makan seimbang serta membiasakan anak aktif bergerak dan berolahraga sejak dini. Tasya juga menyebut memberikan MILO kepada anaknya pada pagi hari sebagai bagian dari rutinitas, serta memilih kemasan UHT yang praktis dibawa saat sekolah dan beraktivitas.
Shaaban menambahkan, Nestlé MILO terus mendorong gaya hidup aktif melalui program yang mengombinasikan edukasi gizi dan aktivitas olahraga, seperti MILO Hari Berenergi dan MILO Nutrition Class. Ia menyebut program-program tersebut menjangkau lebih dari 81.000 orang tua, 200 sekolah, dan ribuan anak di Pulau Jawa dan Sumatra.
Perusahaan juga menyatakan menghadirkan berbagai pilihan produk yang mudah diakses keluarga Indonesia, mulai dari sachet hingga ready-to-drink (RTD). Seluruh produk Nestlé MILO yang dipasarkan di Indonesia disebut 100% halal dan diproduksi di pabrik Nestlé Indonesia yang berlokasi di Karawang (Jawa Barat), Kejayan (Jawa Timur), dan Bandaraya (Jawa Tengah).
Dalam komitmen #NyataBawaMakna, Nestlé MILO menyebut telah mendistribusikan lebih dari 59 juta cup MILO kepada siswa sekolah dasar di seluruh Indonesia selama satu dekade terakhir, serta menghadirkan berbagai inisiatif olahraga untuk menginspirasi gaya hidup aktif sejak dini.
Hingga kini, Nestlé MILO menyatakan telah menjangkau lebih dari 50 juta anak Indonesia di lebih dari 300 kota dan kabupaten melalui berbagai program, antara lain School Development Program, Tantangan Juara, MILO National Championship, MILO ACTIV Academy, MILO ACTIV Indonesia Race, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), LIMA Basketball, serta mulai 2026 berkolaborasi dengan FIBA melalui program Basketball For Good. Selain itu, sejak 2010 program lari Nestlé MILO disebut telah mengajak lebih dari 420.000 masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup sehat dan aktif.

