BERITA TERKINI
Mengenal Gyaru Style, Tren Mode Jepang yang Kembali Viral di Media Sosial

Mengenal Gyaru Style, Tren Mode Jepang yang Kembali Viral di Media Sosial

Tren bertajuk Gyaru Style kembali ramai dibicarakan di media sosial setelah content creator Hanum Mega merayakan ulang tahun dengan tema tersebut. Momen itu memicu rasa penasaran warganet, terutama karena tidak sedikit yang belum memahami apa itu Gyaru Style dan bagaimana awal mula gaya ini terbentuk.

Merujuk laman FUN! JAPAN, istilah “gyaru” berasal dari kata bahasa Inggris gal yang berarti gadis. Gaya ini mulai berkembang pada akhir 1970-an, lalu mencapai popularitas yang lebih luas pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Meski awalnya banyak diikuti perempuan, Gyaru juga memiliki pengikut laki-laki yang dikenal dengan sebutan gyaru-o.

Ciri yang menonjol dari Gyaru Style adalah penggunaan riasan wajah yang tebal. Pengikutnya kerap memakai eye-liner hitam, bulu mata palsu, bronzer, serta lensa kontak berwarna untuk membuat mata tampak lebih besar. Penampilan ini biasanya dilengkapi rambut berwarna terang, termasuk pirang, yang menjadi bagian dari identitas gaya Gyaru.

Seiring waktu, Gyaru Style berkembang menjadi beragam karakter. Beberapa di antaranya adalah shirogyaru yang menonjolkan warna kulit cerah alami, amekaji yang terinspirasi gaya kasual Amerika, serta hime gyaru yang memadukan gaya feminin bak putri dengan unsur Rococo. Dalam praktiknya, pilihan busana dapat menggabungkan berbagai gaya dari merek Jepang maupun Barat.

Meski sempat sangat populer, tren Gyaru disebut mengalami penurunan sejak akhir 2000-an. Namun, gaya ini masih dapat dijumpai di sejumlah kawasan di Jepang, terutama di Shibuya, Tokyo. Salah satu lokasi yang dikenal sebagai pusat mode Gyaru adalah Shibuya 109, yang menyediakan beragam pilihan pakaian dan aksesori untuk anak muda.