BERITA TERKINI
Mengenal 12 Pedoman Hidup Orang Jepang untuk Melawan Rasa Malas

Mengenal 12 Pedoman Hidup Orang Jepang untuk Melawan Rasa Malas

Jepang kerap dikenal sebagai negara maju dengan masyarakat yang memiliki etos kerja dan tingkat produktivitas tinggi. Salah satu hal yang disebut mendukung karakter tersebut adalah kemampuan melawan rasa malas.

Rasa malas dapat muncul karena kurangnya motivasi dalam bekerja atau tekanan dari lingkungan sekitar yang melelahkan. Dalam sejumlah rujukan, terdapat 12 pedoman hidup yang diyakini bisa diterapkan untuk membantu mengurangi kebiasaan menunda-nunda dan membangun dorongan untuk bertindak.

Berikut beberapa pedoman yang dijelaskan dalam materi tersebut.

1. Ikigai
Ikigai disebut sebagai cara untuk melawan rasa malas dengan menemukan makna, tujuan, dan kepuasan dalam hidup. Ajaran ini juga dikaitkan dengan kontribusi yang dapat diberikan seseorang kepada orang lain. Dengan memahami makna dan tujuan tersebut, seseorang dinilai dapat lebih termotivasi sehingga kemalasan berkurang.

2. Kaizen
Kaizen menekankan peningkatan kemampuan secara terus-menerus. Pendekatan ini mendorong seseorang mengambil langkah atau tugas kecil untuk mencapai sesuatu. Ketika pekerjaan dipecah menjadi bagian yang lebih mudah dikelola sesuai kemampuan, semangat dinilai lebih mudah dibangun.

3. Wabi-sabi
Wabi-sabi mengajarkan penerimaan terhadap ketidaksempurnaan. Dalam penjelasan yang sama, perfeksionisme disebut dapat membuat seseorang menunda pekerjaan. Karena itu, wabi-sabi dipandang membantu mengatasi rasa takut gagal dan mendorong seseorang untuk tetap melangkah maju.

Artikel rujukan menyebut masih ada pedoman lain yang termasuk dalam daftar 12 ajaran Jepang untuk melawan rasa malas. Namun, bagian yang tersedia dalam materi ini baru memaparkan tiga di antaranya, yakni ikigai, kaizen, dan wabi-sabi.