BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN FK UNRI Gelar Program PELANGI di Bukit Batrem, Fokus Edukasi Gizi Seimbang dan PHBS

Mahasiswa KKN FK UNRI Gelar Program PELANGI di Bukit Batrem, Fokus Edukasi Gizi Seimbang dan PHBS

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UNRI) menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, dengan mengusung program PELANGI (Peduli Makan Sehat dan Bergizi). Program ini menjadi bagian dari sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus edukasi gizi seimbang melalui pedoman “Isi Piringku”.

Salah satu sasaran kegiatan dilakukan di SD Negeri 027 Bukit Batrem. Selama 40 hari pelaksanaan KKN, kelompok mahasiswa tersebut dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dr. Bayu Fajar Pratama, MHPE.

Ketua Kelompok KKN FK UNRI Kelompok 2 Kelurahan Bukit Batrem Tahun 2026, Fikri, menjelaskan bahwa KKN Fakultas Kedokteran UNRI tahun ini melibatkan 142 mahasiswa yang terbagi dalam 15 kelompok. Seluruh kelompok ditempatkan di sejumlah wilayah di Kota Dumai, yakni Kecamatan Dumai Selatan, Medang Kampai, Dumai Timur, Dumai Barat, dan Bukit Kapur. Kelompok yang dipimpinnya bertugas melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Bukit Batrem.

Menurut Fikri, kelompoknya mengangkat tema “Isi Piringku” dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang sejak usia dini.

Sebelum masuk ke materi gizi, mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun sebagai bagian dari penerapan PHBS. Kegiatan ini disertai demonstrasi langkah mencuci tangan yang benar, mulai dari membersihkan telapak tangan hingga sela-sela dan ujung jari. Para siswa kemudian mempraktikkan secara langsung dengan pendampingan mahasiswa.

Program PELANGI dilatarbelakangi masih ditemukannya pola makan tidak seimbang pada anak-anak yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, seperti kekurangan gizi, obesitas, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Karena itu, pedoman “Isi Piringku” dipilih sebagai media edukasi yang dinilai mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam keseharian.

Di SDN 027 Bukit Batrem, kegiatan diikuti 22 siswa kelas 4A dan dilaksanakan melalui enam sesi interaktif. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa tentang gizi seimbang dan konsep “Isi Piringku”. Setelah itu, siswa menonton video edukasi yang memuat informasi mengenai pentingnya gizi seimbang, 10 pesan gizi seimbang, prinsip “Isi Piringku”, serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Usai pemutaran video, mahasiswa KKN memberikan penjelasan ulang dan membuka sesi tanya jawab. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif “Susun Isi Piringku”. Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi tiga kelompok besar dan diminta menyusun gambar berbagai jenis makanan pada ilustrasi piring kosong sesuai konsep “Isi Piringku”.

Evaluasi dilakukan melalui post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 84,76 pada pre-test menjadi 89,09 pada post-test. Sebanyak 15 dari 22 siswa juga memperoleh nilai sempurna 100 pada evaluasi akhir.

Untuk mendorong dampak berkelanjutan, kegiatan ditutup dengan proyek kelompok berupa pembuatan majalah dinding (mading) edukatif bertema “Isi Piringku”. Mading disusun bersama oleh siswa dan mahasiswa KKN dengan menempelkan gambar makanan sesuai komposisi gizi seimbang, lalu dipajang di kelas sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan siswa maupun guru.

Kepala SDN 027 Bukit Batrem, Donny Handoko, H., S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan mahasiswa KKN. Ia menilai program “Isi Piringku” membantu anak-anak memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan sejalan dengan upaya pemerintah membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Melalui PELANGI, mahasiswa KKN FK UNRI berharap siswa semakin memahami konsep “Isi Piringku”, mengenal pembagian makanan sehat dalam satu piring, meningkatkan konsumsi sayur dan buah, serta membiasakan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari.