Provinsi Banten memiliki beragam destinasi wisata alam, salah satunya Kebun Teh Cikuya di Kabupaten Lebak. Kawasan perkebunan teh ini menawarkan suasana sejuk dengan hamparan pepohonan dan panorama hijau yang kerap membuat pengunjung merasa seperti berada di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Warga Kabupaten Lebak, Dwi Adhi Nugroho (28), menceritakan pengalamannya saat menelusuri Kebun Teh Cikuya bersama teman-temannya. Menurutnya, suasana hening di kebun teh yang berada di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, membuat hati terasa lebih tenang dan pikiran segar.
“Sejuk banget di sana, berasa di Bogor. Bisa dibilang ini Puncak versi Lebak. Enggak kalah deh sama tempat-tempat lain,” ujar Dwi, Jumat (20/10/2017).
Dwi menyebut perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 3,5 jam dari Alun-alun Rangkasbitung. Ia menilai akses ke kawasan kebun teh tidak terlalu sulit karena kondisi jalan sudah dibetonisasi.
“Jalan sudah bagus, itu dicor semua. Kalau waktu sih relatif, memang kalau dari Serang lumayan jauh. Tapi rasanya terbayar lah dengan pemandangan alam di sana,” katanya.
Meski demikian, Dwi mengatakan belum ada tempat singgah seperti vila atau homestay di sekitar kebun teh bagi wisatawan yang ingin menginap. Menurutnya, pilihan menginap lebih memungkinkan di kawasan Rangkasbitung.
Sementara itu, informasi dari situs bantenWisata.com menyebut Kebun Teh Cikuya telah dibuka untuk umum dan memiliki luas sekitar 120 hektare. Perkebunan ini dikelola PT Harendong Green Farm, dengan ketinggian sekitar 750 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Pada hari libur dan akhir pekan, kawasan ini disebut cukup ramai didatangi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
Masih berdasarkan sumber yang sama, perjalanan menuju Kebun Teh Cikuya juga menawarkan pemandangan alam yang beragam, termasuk pegunungan dan pantai. Waktu yang dinilai cocok untuk berkunjung adalah sore hari karena pengunjung dapat menikmati suasana matahari terbenam.
Fasilitas yang tersedia di kawasan ini disebut cukup lengkap, seperti area parkir, rumah makan, kafe, kamar mandi/MCK, dan tempat istirahat. Untuk transportasi, pengunjung dapat memanfaatkan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus atau angkutan yang tersedia menuju Lebak.

