BANJARMASIN — Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026 diisi dengan kegiatan edukasi gizi serentak yang digagas Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) di berbagai daerah. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang sebagai bagian dari upaya menuju Generasi Emas 2045.
Pesan edukasi tersebut turut disampaikan melalui dialog program Indonesia Bisa di RRI Pro 1 Banjarmasin, Jumat (23/1/2026). Dialog menghadirkan Wakil Ketua II DPD Persagi Kalimantan Selatan Magdalena A., M.Kes, serta Ketua DPC Persagi Kota Banjarmasin Ana Rahayu, AMG.
Magdalena menilai HGN menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Ia menekankan bahwa status gizi tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga keseimbangan asupan dan kondisi kesehatan, termasuk ada tidaknya penyakit penyerta.
“Masalah gizi bukan sekadar soal kenyang, tetapi keseimbangan asupan dan kondisi kesehatan sangat menentukan status gizi seseorang,” kata Magdalena.
Sementara itu, Ana Rahayu menyoroti peran remaja dalam membangun kebiasaan makan sehat di lingkungan sekitar. Menurutnya, remaja dapat menjadi duta gizi yang mendorong konsumsi makanan seimbang sekaligus mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji.
“Remaja menjadi penentu kualitas generasi mendatang sekaligus tolak ukur keberhasilan Indonesia Emas, sehingga perlu membiasakan konsumsi gizi seimbang sejak sekarang,” ucap Ana.
Di Banjarmasin, edukasi gizi dilaksanakan di 21 SMP dengan sasaran siswa kelas 9. Kegiatan ini melibatkan tenaga gizi dari puskesmas, rumah sakit, klinik, serta fasilitas kesehatan lainnya.
Secara nasional, edukasi berlangsung serentak pada 21 Januari 2026 melalui sambungan daring dan disebut menjadi bagian dari upaya pemecahan rekor MURI. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test dan post-test, paparan materi gizi, serta sarapan sehat dari menu MBG. Para peserta juga diajak berdiskusi mengenai kesehatan remaja dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
Melalui kegiatan ini, Persagi berharap pemahaman masyarakat tentang makanan bergizi untuk keluarga sehat semakin luas. Persagi juga mendorong kolaborasi sekolah dan duta gizi remaja untuk memperkuat program Aksi Bergizi.

