Hari Gizi Masyarakat Vietnam ke-7 digelar bertepatan dengan Hari Keluarga Vietnam pada 28 Juni. Momentum ini menegaskan kembali pesan bahwa kesehatan masyarakat berawal dari unit terkecil, yakni keluarga, melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Dalam konteks perawatan kesehatan, keluarga dipandang memegang peran mendasar. Pilihan yang terlihat sederhana—mulai dari makanan harian, kebiasaan berolahraga, hingga saling mengingatkan antaranggota keluarga—dapat membentuk gaya hidup sehat dan berdampak jangka panjang pada kesehatan.
Penyelenggaraan tahun ini juga menyoroti tantangan gaya hidup modern, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak seimbang, serta berkurangnya waktu untuk bergerak. Karena itu, membangun lingkungan keluarga yang mendukung olahraga dan asupan gizi yang tepat dinilai semakin penting.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai kondisi remaja yang tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan sebagai hal yang mengkhawatirkan di banyak negara. Situasi tersebut menegaskan perlunya pembiasaan olahraga sejak usia dini, dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Gizi Masyarakat Vietnam ke-7, masyarakat dapat mengakses pengetahuan kesehatan praktis, menerima saran langsung dari ahli gizi dan olahraga, serta mengikuti aktivitas pengalaman yang membantu menerjemahkan pengetahuan menjadi tindakan dalam keseharian.
Salah satu sorotan program ini adalah partisipasi tim-tim muda, terutama mahasiswa dan klub olahraga. Selain menampilkan pertunjukan yang energik, kehadiran mereka menggambarkan generasi muda yang dinamis, bersemangat berolahraga, dan proaktif membangun gaya hidup sehat.
Atlet Chau Tuyet Van, yang menjadi anggota dewan juri pada edisi ke-6 yang baru berakhir, menyebut antusiasme tim muda meninggalkan kesan kuat. Ia menilai nilai utama bukan hanya pada penampilan, tetapi juga pada solidaritas, kepercayaan diri, dan pesan hidup sehat yang disampaikan. Menurutnya, ketika anak muda berlatih secara proaktif, mereka turut menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk berubah.
Di area konsultasi, kegiatan keluarga lintas generasi juga menjadi pemandangan menonjol. Kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak terlihat mempelajari nutrisi, memeriksa indikator kesehatan, serta mendengarkan masukan dari para ahli.
Para ahli gizi yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan gratis menyatakan senang melihat meningkatnya minat keluarga terhadap perawatan kesehatan. Banyak keluarga datang bersama dua hingga tiga generasi dan aktif mendiskusikan nutrisi, olahraga, serta kebiasaan hidup sehat yang sesuai untuk tiap kelompok usia.
Menurut para ahli, kesehatan tidak hanya bergantung pada upaya individu, tetapi juga dipengaruhi lingkungan tempat tinggal dan kebiasaan dalam keluarga. Ketika anggota keluarga memiliki pengetahuan yang tepat tentang nutrisi dan olahraga, menjaga perilaku sehat menjadi lebih mudah. Hal itu dinilai sebagai fondasi untuk membangun keluarga sehat, yang pada akhirnya berkontribusi pada terbentuknya masyarakat yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui berbagai edisinya, Hari Gizi Masyarakat Vietnam disebut telah menjadi program komunikasi kesehatan yang menjangkau luas, dengan tujuan mendekatkan pengetahuan gizi ilmiah dan olahraga yang tepat kepada masyarakat.
Dalam program ini, Herbalife Vietnam disebut terus bermitra selama beberapa musim berturut-turut bersama Komite Penyelenggara untuk menyebarkan pesan perawatan kesehatan proaktif dan mendorong kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Kemitraan tersebut digambarkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk terhubung, mengakses informasi kesehatan, dan memperoleh motivasi menjaga gaya hidup sehat.
Sepanjang penyelenggaraan tiap musim, program ini menekankan bahwa perubahan berkelanjutan kerap dimulai dari langkah sederhana: pola makan lebih seimbang, rutinitas olahraga lebih konsisten, serta kebersamaan dalam keluarga.
Panitia mengundang warga Hanoi dan keluarga untuk berpartisipasi dalam Hari Gizi Masyarakat Vietnam ke-7 yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026 di Taman Thong Nhat, Hanoi. Kegiatan ini disebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti aktivitas fisik, bersosialisasi, mendengarkan saran langsung dari ahli gizi, mempelajari pengetahuan praktis tentang perawatan kesehatan proaktif, serta menerima hadiah dari program.

