BERITA TERKINI
Harga Ayam, Telur, hingga Susu UHT Disebut Turun saat Program MBG Libur Sekolah

Harga Ayam, Telur, hingga Susu UHT Disebut Turun saat Program MBG Libur Sekolah

Perbincangan mengenai dampak libur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah ramai di media sosial. Di tengah diskusi tersebut, muncul fenomena lain: sejumlah warganet, terutama ibu rumah tangga, mengaku merasakan turunnya harga beberapa kebutuhan pokok seperti ayam, telur, hingga susu UHT.

Berbagai unggahan di Threads dan Instagram memperlihatkan pengalaman warga yang menilai belanja dapur menjadi lebih hemat dibanding beberapa pekan sebelumnya. Sebagian warganet mengaitkan penurunan harga dengan berhentinya sementara pembelian bahan pangan dalam jumlah besar untuk kebutuhan MBG.

Salah satu unggahan di Threads dari akun @yustina* menyebut uang Rp50 ribu kini cukup untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa dengan nominal tersebut ia bisa membeli ayam 1 kilogram, telur 1 kilogram, serta sawi 1 kilogram dan masih ada kembalian.

Unggahan itu memicu komentar serupa dari pengguna lain. Akun @ayuf* menulis harga ayam dan telur di wilayahnya turun cukup signifikan. Ia menyebut harga ayam kini sekitar Rp28 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp34 ribu–Rp38 ribu. Sementara telur disebut turun menjadi Rp25 ribu per kilogram dari kisaran Rp28 ribu–Rp32 ribu.

Warganet lain, @chairunnisa** yang mengaku pelaku usaha katering, juga menyampaikan perubahan harga yang ia rasakan di pasaran. Dalam unggahannya, ia menyebut harga ayam sempat menyentuh Rp25 ribu setelah sebelumnya berada di atas Rp35 ribu. Ia juga menuliskan harga telur menjadi Rp1.500 per butir untuk ukuran besar, serta minyak goreng yang disebut lebih mudah didapat.

Selain ayam dan telur, beberapa komoditas lain juga diklaim mengalami penurunan harga. Akun @eni** membagikan daftar harga di Malang, antara lain ayam Rp24 ribu per kilogram, telur Rp20 ribu per kilogram, tomat Rp2 ribu per kilogram, sawi Rp5 ribu per kilogram, serta susu UHT 1 liter Rp18.500.

Fenomena lain yang ikut disorot adalah ketersediaan susu UHT di minimarket yang disebut kembali melimpah. Sebelumnya, saat MBG berjalan, pembelian susu UHT di beberapa minimarket sempat dibatasi karena stok terbatas. Akun Instagram @lifeatfmcg menilai kondisi tersebut terkait hukum permintaan dan penawaran: ketika permintaan dari program MBG berhenti sementara, pasokan yang sebelumnya terserap besar menjadi menumpuk di ritel. Dalam unggahannya disebutkan, kondisi kelebihan stok dapat mendorong produsen dan peritel memberikan promo atau potongan harga agar produk lebih cepat terjual.

Meski banyak konsumen mengaku senang karena harga lebih murah, sebagian warganet mengingatkan potensi dampak penurunan permintaan terhadap peternak. Akun @dinitri_a** menilai turunnya harga membuat kebutuhan rumah tangga lebih terjangkau. Sementara akun @n.a.v.i** menuliskan pandangannya bahwa harga turun karena stok banyak dan permintaan turun, namun kondisi itu bisa mendorong efisiensi di tingkat peternak dan berpotensi memengaruhi keberlangsungan peternak kecil.

Menurut pantauan JatimTIMES, peternak di Kabupaten Blitar menjual telur langsung kepada pelanggan dengan harga Rp20 ribu per kilogram. Terlihat mobil pikap dengan tumpukan telur berjualan di depan Kantor Kabupaten (Kankab) Blitar sejak Senin (29/6/2026) pagi. Ada pula peternak di Kabupaten Blitar yang menjual ayam hidup secara langsung, dengan harga sekitar Rp100 ribu untuk empat ekor.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diketahui mengikuti kalender kegiatan belajar mengajar. Selama masa libur sekolah, sebagian besar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan sementara distribusi makanan kepada siswa.