DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Aceh menggelar edukasi gizi serentak di 65 sekolah di seluruh kabupaten/kota di Aceh, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan edukasi gizi tingkat nasional yang digelar secara luring dan daring di seluruh provinsi di Indonesia.
Di Aceh, sasaran kegiatan mencakup perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SLTP), hingga Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA). Total peserta yang mengikuti edukasi gizi di Aceh tercatat sebanyak 2.505 siswa.
Ketua DPD PERSAGI Aceh, Dr. Aripin Ahmad, S.SiT, M.Kes, Dietisien, AIFO, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional PERSAGI untuk meningkatkan literasi gizi sejak usia sekolah. Menurutnya, penguatan literasi gizi sejak dini menjadi fondasi dalam pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Secara nasional, edukasi gizi dilaksanakan di 1.841 sekolah dan melibatkan lebih dari 55.000 ahli gizi sebagai tenaga edukator. Dengan cakupan sekolah dan jumlah tenaga edukasi tersebut, kegiatan ini juga diharapkan dapat meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai edukasi gizi pertama yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia dengan skala terbesar.
“Melalui edukasi gizi yang masif dan serentak ini, kami ingin menegaskan peran strategis ahli gizi dalam membentuk perilaku hidup sehat generasi muda. Ini bukan sekadar peringatan Hari Gizi Nasional, tetapi gerakan nyata menuju Generasi Emas 2045,” ujar Dr. Aripin.

