Perubahan selera konsumen membuat pelaku usaha kuliner dituntut terus beradaptasi agar produk tetap diminati. Pemilik Bravela Flavor Fix, Ovidia, merespons kondisi tersebut dengan mengevaluasi menu dan menghadirkan makanan yang praktis sesuai kebutuhan pelanggan.
Ovidia mengembangkan konsep makanan sederhana yang mudah disantap. Sasaran utamanya adalah konsumen dengan aktivitas padat, seperti pekerja dan mahasiswa, yang membutuhkan pilihan makanan praktis.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah membatasi pilihan menu dengan mempertahankan varian yang paling diminati. Menurut Ovidia, penyederhanaan menu membuat produksi lebih terarah sekaligus mengurangi risiko pemborosan bahan baku. “Keputusan mempersempit pilihan menu membuat proses produksi menjadi lebih terarah,” ujarnya dalam Obrolan Teras UMKM, Senin, 28 September 2026.
Untuk memperpanjang masa simpan, Ovidia juga mengembangkan produk makanan beku yang dapat disimpan dan diolah kembali sesuai kebutuhan. Sementara itu, menu dengan bahan yang mudah rusak diproduksi berdasarkan pesanan agar kualitas tetap terjaga dan tidak terjadi penumpukan stok.
Selain itu, Ovidia melakukan riset untuk mengembangkan produk baru dengan rasa yang menarik dan tetap mempertimbangkan kandungan gizi. Salah satu arah pengembangan yang dilakukan adalah menghadirkan makanan dengan perhatian lebih pada kandungan protein, menyesuaikan kebutuhan konsumen yang aktif berolahraga.
Dari sisi pemasaran, Ovidia memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan. Ia membuat sendiri konten yang memperkenalkan produk sekaligus aktivitas usahanya kepada calon pelanggan. “Media sosial mulai memberikan dampak dengan munculnya pelanggan baru yang sebelumnya tidak dikenal,” katanya. Meski tidak semua interaksi berujung pada pembelian, ia menilai respons tersebut menunjukkan promosi digital mulai menjangkau konsumen baru.
Ovidia juga pernah berkolaborasi dengan pelaku usaha lain dan komunitas melalui pembuatan konten. Pengalaman itu ia gunakan sebagai bahan evaluasi untuk memahami peluang promosi digital dalam memperluas pasar.
Meski promosi dinilai penting, Ovidia menekankan kualitas produk dan kemampuan mempertahankan pelanggan tetap menjadi faktor utama. Karena itu, ia memilih memperkuat penjualan daring terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan membuka toko fisik. “Membuka tempat usaha membutuhkan kesiapan lebih besar, termasuk ketersediaan bahan dan tenaga kerja,” tuturnya.
Dengan menjalankan usaha secara mandiri, Ovidia menyatakan akan mengembangkan bisnis secara bertahap sesuai kemampuan dan sumber daya yang tersedia. Ke depan, ia berharap evaluasi berkelanjutan dan kreativitas dapat menjaga keberlangsungan Bravela Flavor Fix, dengan pengembangan produk yang didasarkan pada pertimbangan yang jelas, bukan sekadar mengikuti tren pasar.