Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 tahun 2026 di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, mencatat peningkatan antusiasme pengunjung selama tiga hari pelaksanaan. Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan jumlah pengunjung terlihat ramai secara merata dari hari pertama hingga hari ketiga.
“Dari antusiasme pengunjung BSFF ke-9 tahun ini memang luar biasa banget. Peningkatannya cukup signifikan, dari hari pertama sampai hari ketiga,” ujar Sujud, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, durasi kegiatan selama tiga hari dinilai efektif menjaga kunjungan tetap stabil setiap harinya. Ia menyebut keramaian tertinggi terjadi pada sesi terakhir, terutama pada Sabtu malam menjelang penutupan acara.
“Dan secara kebiasaan, kita enggak terlalu panjang durasi harinya, enggak terlalu pendek juga kita buat tiga hari. Itu kunjungan merata ramai terus setiap hari, terutama kemarin pada sesi terakhir pada malam Minggu, puncaknya itu luar biasa keramaiannya,” katanya.
Sujud juga menilai pola kunjungan tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya kawasan festival cenderung lebih sepi pada siang hingga sore hari, kali ini jumlah pengunjung sudah tinggi sejak siang.
“Biasanya kalau tahun-tahun sebelumnya itu siangnya, sore jam sebelum maghrib, jam 3-4 itu masih sepi. Nah, tapi tahun ini itu mulai siang sudah tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca turut mendukung tingginya kunjungan masyarakat selama BSFF ke-9 berlangsung. Menurutnya, cuaca tidak terlalu panas dan tidak turun hujan, sehingga situasi dinilai tepat karena masih belum memasuki musim penghujan.
“Kebetulan cuaca sangat mendukung, jadi enggak terlalu terik panas, tidak juga hujan, situasinya tepat, masih belum musim penghujan,” pungkas Sujud.