Aston Sentul Lake Resort & Conference Center menghadirkan nuansa kuliner Jepang melalui program bertajuk “60 Seconds to Tokyo”, yang menawarkan beragam pilihan Japanese street food dalam suasana resort dengan pemandangan alam Sentul. Program ini diperkenalkan pada 28 September 2026 dan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Konsep tersebut ditujukan bagi tamu hotel maupun masyarakat yang ingin menikmati cita rasa Jepang tanpa harus bepergian jauh. Selain menu makanan, “60 Seconds to Tokyo” juga menghadirkan pilihan dessert dan minuman bernuansa Jepang yang dapat dinikmati bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat.
Dalam program ini, Aston Sentul memperkenalkan Ren & Reina sebagai ikon yang menemani perjalanan kuliner “60 Seconds to Tokyo”. Keduanya merepresentasikan perpaduan budaya Indonesia dan Jepang serta kecintaan terhadap Japanese street food, dengan tujuan menghadirkan nuansa Tokyo lebih dekat kepada para tamu.
General Manager Aston Sentul, Albert Siregar, mengatakan pihaknya ingin hotel tidak hanya menjadi destinasi menginap, tetapi juga tempat untuk menemukan pengalaman baru. “Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang fun, casual, dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Tamu dapat menikmati suasana Sentul sekaligus merasakan sentuhan Tokyo melalui pilihan menu yang kami hadirkan,” ujarnya.
Beragam menu disiapkan dalam program ini, di antaranya Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Yakimeshi Fried Rice, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Hot Sauce, Wagyu Burger, Hambagu, Menchi Katsu, hingga Prawn Tempura Nori Taco. Menu makanan ditawarkan mulai dari Rp58.000++.
Untuk pilihan penutup, tersedia Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese Cake. Sementara minuman yang ditawarkan meliputi Shiso Basil Berry, Sakura Sunset, Hojicha Latte, dan Shizuku Matcha Cooler dengan harga Rp48.000++.
Assistant Director of Marketing Communications Aston Sentul, Indri Hapsari, menyebut pengalaman bersantap saat ini tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga aspek visual dan suasana. “Karena itu, 60 Seconds to Tokyo kami hadirkan dengan konsep yang lebih playful dan engaging, sehingga tamu tidak hanya datang untuk menikmati makanannya, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menarik untuk dibagikan,” katanya.
Untuk menguatkan atmosfer, “60 Seconds to Tokyo” dilengkapi sentuhan visual dan elemen bernuansa Japanese street food. Seluruh menu dapat dipesan melalui semua outlet Food & Beverage serta Room Service, sehingga tamu dapat menikmati pilihan hidangan di berbagai area hotel maupun dari kamar.