BERITA TERKINI
Aston Sentul Hadirkan Pengalaman Japanese Street Food lewat Program ‘60 Seconds to Tokyo’

Aston Sentul Hadirkan Pengalaman Japanese Street Food lewat Program ‘60 Seconds to Tokyo’

Aston Sentul Lake Resort & Conference Center menghadirkan nuansa kuliner Jepang melalui program bertajuk 60 Seconds to Tokyo. Konsep ini menawarkan beragam pilihan Japanese street food yang dapat dinikmati dalam suasana resort dengan pemandangan alam Sentul.

Program 60 Seconds to Tokyo berlangsung hingga 31 Desember 2026 dan ditujukan bagi tamu hotel maupun masyarakat yang ingin menikmati cita rasa Jepang tanpa harus bepergian jauh. Selain makanan, konsep ini juga menghadirkan pilihan dessert dan minuman bernuansa Jepang untuk dinikmati bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat.

Dalam program ini, Aston Sentul memperkenalkan Ren & Reina sebagai ikon yang menemani pengalaman kuliner. Keduanya digambarkan merepresentasikan perpaduan budaya Indonesia dan Jepang serta kecintaan terhadap Japanese street food.

General Manager Aston Sentul, Albert Siregar, mengatakan pihaknya ingin hotel tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga destinasi untuk menemukan pengalaman baru. “Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang fun, casual, dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Tamu dapat menikmati suasana Sentul sekaligus merasakan sentuhan Tokyo melalui pilihan menu yang kami hadirkan,” ujarnya.

Beragam menu disiapkan, di antaranya Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Yakimeshi Fried Rice, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Hot Sauce, Wagyu Burger, Hambagu, Menchi Katsu, hingga Prawn Tempura Nori Taco. Menu makanan ditawarkan mulai dari Rp58.000++.

Untuk dessert, tersedia Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese Cake. Sementara pilihan minuman meliputi Shiso Basil Berry, Sakura Sunset, Hojicha Latte, dan Shizuku Matcha Cooler, dengan harga Rp48.000++.

Assistant Director of Marketing Communications Aston Sentul, Indri Hapsari, menyebut pengalaman kuliner saat ini tidak hanya soal rasa. “Visual, ambience, dan bagaimana sebuah menu dapat menjadi bagian dari pengalaman tamu juga semakin penting. Karena itu, 60 Seconds to Tokyo kami hadirkan dengan konsep yang lebih playful dan engaging, sehingga tamu tidak hanya datang untuk menikmati makanannya, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang menarik untuk dibagikan,” katanya.

Untuk memperkuat atmosfer, program ini dihadirkan dengan sentuhan visual dan elemen bernuansa Japanese street food. Seluruh menu dapat dipesan melalui semua outlet Food & Beverage serta room service, sehingga tamu dapat menikmati sajian di berbagai area hotel maupun dari kamar.