BERITA TERKINI
2.000 Anak Usia Dini di Kepohbaru Ikuti Gerakan 7 Kebiasaan dan Sarapan Telur Gayatri

2.000 Anak Usia Dini di Kepohbaru Ikuti Gerakan 7 Kebiasaan dan Sarapan Telur Gayatri

BOJONEGORO — Sebanyak 2.000 anak usia dini di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dipadukan dengan Program Sarapan Telur Gayatri. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Desa Nglumber, Kamis (18/6/2026), sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Peserta kegiatan terdiri atas 850 siswa taman kanak-kanak (TK) dan 1.150 anak pendidikan anak usia dini (PAUD). Acara ini dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran Pemkab Bojonegoro, Dinas Pendidikan, guru, serta orang tua.

Program tersebut disebut sebagai implementasi dari Surat Edaran Bersama Kemendikdasmen, Kemendagri, dan Kemenag, serta Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 14 Tahun 2025. Melalui penggabungan gerakan pembiasaan dan program gizi, Pemkab Bojonegoro menekankan penguatan karakter sekaligus pemenuhan gizi sejak usia dini.

Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan Program Gayatri merupakan inovasi unggulan daerah untuk meningkatkan gizi anak. Ia menilai kebiasaan mengonsumsi telur secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat berdampak besar bagi kesehatan anak.

Arumi Bachsin mengapresiasi langkah yang dilakukan Bojonegoro. Ia menekankan bahwa penguatan karakter dan pemenuhan gizi perlu berjalan beriringan. Menurutnya, telur merupakan sumber gizi yang mudah diperoleh dengan kandungan nutrisi yang lengkap, sehingga pembiasaan positif sebaiknya didukung asupan nutrisi yang memadai.

Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, sarapan telur, edukasi gizi seimbang, serta dialog mengenai tantangan pendidikan anak di era digital bersama Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro M. Anwar Murtadlo menyampaikan kapasitas guru terus ditingkatkan.

Melalui sinergi pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Program Sarapan Telur Gayatri diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya generasi emas Bojonegoro yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter.